Tampilkan postingan dengan label Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2022

4 Syarat untuk Mengakses Internet


Kebutuhan akan akses internet kini tampaknya tak dapat dihindarkan, ada beberapa bidang pekerjaan yang sangat membutuhkan jaringan internet, misalnya pada sektor industri digital.

Dengan terhubung satu dengan lainnya dalam internet maka dunia semakin tidak berbatas jarak dan waktu, yang memungkinkan dunia digital saat ini.

Perkembangan peralatan keras (hardware) maupun perangkat lunak (software) pun mengalami banyak kemajuan dari yang tadinya 1 alat untuk 1 fungsi menjadi 1 alat dengan banyak fungsi dan perangkat lunak yang semakin memudahkan pengguna dalam mengoperasikannya.

Perangkat lunak (software) yang digunakan untuk terhubung dengan internet menggunakan software misalnya internet eksporer, google chrome, mozilla firefox, opera dll.


    Fasilitas Peralatan Dasar dan Penunjang Agar Terhubung dengan Internet

    Agar terhubung dengan internet dibutuhkan peralatan dan fasilitas penunjang yang terdiri dari

    • Komputer
    • Jaringan Kabel Internet
    • Modem
    • Internet Servive Provider (ISP)

    Ilustrasinya adalah sebagai berikut


    Modem terhubung dengan perangkat komputer, modem juga dengan terhubung dengan kabel jaringan internet, kabel jaringan internet tersebut terhubung dengan ISP.

    ISP melalui tower mengirimkan/menerima data ke pemancar lainnya, bahkan mengirimkan/menerima data dari satelit.

    Komputer

    Gambar Perangkat Komputer

    Perangkat komputer digunakan untuk memproses data baik data yang masuk maupun data hasil pemrosesan untuk digunakan sendiri maupun untuk dikirim melalui internet.

    Jaringan Kabel Internet

    Gambar konektor kabel optik pada Modem

    Jaringan kabel internet biasanya disediakan oleh penyelenggara jasa internet, misalnya perusahaan milik pemerintah seperti Telkom baik yang berupa kabel tembaga dan yang terbaru dengan menggunakan kabel serat optik

    Modem

    Gambar Modem

    Modem kepanjangan dari modulator demodulator adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menghubungkan komputer, laptop, handphone maupun perangkat lainnya ke internet. Jadi fungsi utamanya adalah membantu perangkat untuk terhubung ke internet. Tanpa modem kita tidak akan terhubung dengan internet.

    Modem bekerja dengan cara mengubah atau modulasi data digital yang ada di perangkat komputer menjadi sinyal analog. Kemudian sinyal tersebut akan dikirimkan melalui jaringan telekomunikasi. Ketika sinyal analog dikirimkan kembali ke perangkat komputer, sinyal tersebut akan diubah lagi atau demodulasi ke dalam data digital, agar perangkat komputer dapat membacanya. Begitulah cara kerja modem agar perangkatmu dapat terhubung ke internet.

    Internet Sevice Provider (ISP)

    Gambar Menara milik ISP

    ISP singakatan dari Internet Service Provider atau Penyedia/Penyelenggara Jasa Internet (PJI). ISP juga kerap dikenal sebagai Internet Access Provider (IAP) atau secara singkat bisa disebut dengan provider.

    Penyedia jasa Internet (PJI) adalah perusahaan atau badan yang menyediakan jasa sambungan Internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyedia jasa Internet. Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke Internet, pendaftaran nama domain, dan hosting.

    ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan Internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapat berupa kabel (modem, sewa kabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT.

    Perkembangan Fasilitas Dasar dan Penunjang Internet

    Perkembangan perangkat keras (hardware) dapat dilihat melalui kasat mata dari bentuk yang besar jadi semakin tipis dan kecil, juga fungsinya sudah bukan hanya untuk 1 tujuan saja, misalnya di dalam handphone saat ini di dalamnya sudah tertanam fungsi yang menjalankan 3 hal sampai 4 hal yaitu, mirip komputer, modem dan ada slot SIM Card yang merupakan ISP.

     

     

    Daftar Pustaka

    Hardiansyah, Zulfikar. (2022). "Apa Itu ISP? Mengenal Fungsi, Jenis, serta Contohnya". Diakses pada tanggal 5 Oktober 2022 dari   https://tekno.kompas.com/read/2022/03/12/13150007/apa-itu-isp-mengenal-fungsi-jenis-serta-contohnya?page=all

    Wikipedia. (rev. 2021). Penyedia jasa Internet. Diakses pada tanggal 5 Oktober 2022 dari https://id.wikipedia.org/wiki/Penyedia_jasa_Internet



    Jumat, 30 Juli 2021

    3.1. Menerapkan pengetahuan pengelolaan informasi digital melalui pemanfaatan perangkat lunak pengolah informasi (Part 1)

    3.1. Menerapkan pengetahuan pengelolaan informasi digital melalui pemanfaatan perangkat lunak pengolah informasi

    1.1.  Sistem Komputer, Periferal Device dan Internet

     

    Sistem Komputer, Periferal Device dan Internet


    Sistem Komputer adalah ​​ kumpulan perangkat-perangkat komputer yang saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain untuk melakukan proses pengolahan data, sehingga dapat​​ menghasilkan informasi yang diharapkan oleh penggunanya. Perangkat yang terdapat pada Sistem Komputer diantaranya​​ Hardware​​ ,​​ Software ,​​ dan​​ Brainware.

    Perangkat tersebut memiliki fungsinya masing-masing pada sistem komputer, pada saat beroperasi pun ketig anya saling bergantung dan saling mendukung satu sama lain, seperti​​ hardware tidak dapat berinteraksi dengan​​ brainware​​ tanpa​​ software​​ dan juga sebaliknya.

    Membahas tentang perangkat yang ada pada sistem komputer seperti​​  software ,hardware,​​ dan​​ brainware,​​ berikut penjalasannya:

    1.   Hardware​​ 

    Hardware​​ atau bisa disebut juga dengan perangkat keras adalah suatu perangkat elektronik yang ada pada komputer, bisa dilihat secara kasat mata dan mampu disentuh secara fisik. Hardware sendiri di kategorikan menjadi 3 jenis yakni:

    a).  Perangkat​​ Input​​ (Masukkan):​​ perangkat keras yang di gunakan untuk memasukkan data kepada komputer, seperti:​​ Mouse, Keyboard, Scanner, Microphone,​​ dll.

    b).  Perangkat​​ Process:​​ Perangkat keras yang berguna untuk menerima data dari perangkat input dan memproses data tersebut, seperti:​​ Processor, RAM, Northbride,​​ dll.

    Processor pada komputer dan laptop

    Processor pada smartphone


    Berikut ini adalah merk processor untuk komputer dan laptop yang umumnya dipasang.

    1).  Processor Centaur

    2).  Prosesor Transmeta / Transmeta Processor

    3).  Prosesor Cyrix / Cyrix Processor

    4).  Via Processor

    5).  Prosesor Arm

    6).  Prosesor Apple

    7).  Prosesor IDT

    8).  Processor IBM

    9).  Processor AMD

    10). Prosesor Intel

     

    Adapun RAM memiliki jenis yang beragam, yaitu:

    1).  Dynamic RAM (D RAM)

    2).  SD RAM

    3).  DDR RAM

    4).  RDR RAM

    5).  S RAM

    6).  EDO RAM

    Perbedaan RAM & ROM



    c).  Perangkat​​ Output​​ (Keluaran):​​ Perangkat keras yang digunakan untuk menampilkan hasil dari data yang telah​​ diolah oleh komputer, perangkat ini yang menampilkan informasi kepada​​ user​​ atau​​ pengguna, seperti:​​ Monitor, Proyektor, Printer, dll.

    Data baik berupa software maupun lainnya disimpan dalam Hardware penyimpanan yang disebut dengan Hardisk atau yang dikenaln dengan nama HDD. Teknologi terbaru perangkat penyimpanan saat ini adalah SSD.

    Berbagai merek HDD

    Berbagai jenis SSD

     

    2.    Software

    Software​​ atau perangkat lunak adalah kumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan komputer dapat berupa program yang berguna untuk menjalankan​​ suatu perintah. Perangkat Lunak ini bersifat tidak dapat dipegang, dalam penggunaannya pun ​​ perangkat lunak di klasifikasikan menjadi 5 macam, yaitu:

    1).  Sistem Operasi (Operating System)

    Sistem Operasi yaitu program yang berfungsi untuk mengendalikan sistem kerja yang mendasar sehingga dapat mengatur kerja media input, output, media pemroses, dll. seperti:​​ Windows 7, Windows 8, Windows 10, MacOs, Linux, dll.

     2). Program Aplikasi​​ 

    Program aplikasi adalah perangkat lunak yang di rancang khusus untuk kebutuhan​​ tertentu, misalnya program pengolah kata, pengolah presentasi, design grafis, dll. Seperti:​​ MS Word, MS Excel, Adobe Photoshop, dll.

    ​3).  Bahasa Pemrograman

    Perangkat lunak bahasa yaitu program yang di gunakan untuk menerjemahkan intruksi-intruksi yang di​​ tulis dalam bahasa pemrograman ke bahasa mesin dengan prosedur atau aturan tertentu agar diterima oleh komputer.

    ​​4).  Program Bantu

    Perangkat lunak ini berfungsi sebagai aplikasi pembantu dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan komputer, serta merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu, seperti:​​ Antivirus, CC Cleaner, Winrar, dll.

     

    3.   Brainware

    Brainware​​ adalah orang yang menggunakan atau mengoperasikan sebuah perangkat komputer.​​ Brainware​​ ​​ sering juga disebut sebagai perangkat intelektual yang memakai dan menjelajahi kemampuan​​ Hardware​​ ataupun​​ Software.​​ Pengguna komputer biasa disebut dengan user namun user sendiri ada macamnya, yaitu:

    ​​1).  Programmer

    Programmer​​ adalah orang yang punya kemampuan dalam bahasa pemrograman, sering berperan sebagai pembuat perangkat lunak yang di perlukan pada sistem komputerisasi.

    2).  Administrator

    Administrator​​ adalah orang yang bertugas mengelola sebuah sistem operasi dan program yang di gunakan pada komputer atau jaringan komputer.

    ​​3).  Operator

    Operator​​ adalah orang yang menjalankan sistem operasi dan program dalam perangkat komputer.

     

    Perangkat Periferal

    Perangkat periferal, juga kadang-kadang disebut perangkat bantu, adalah perangkat apa pun yang terhubung, internal atau eksternal, yang menyediakan komputer dengan fungsionalitas tambahan.

    Perangkat periferal terbagi dalam tiga kategori utama:

    1.   Perangkat input, yang mengirim data ke komputer.

    2.   Perangkat keluaran, yang menerima data dari komputer.

    3.   Perangkat input / output, seperti perangkat penyimpanan.


    Contoh Perangkat Periferal

    1. Mouse
    2. Keyboard
    3. Webcam
    4. Microphone
    5. Monitor
    6. Speakers
    7. Projector
    8. Printer
    9. USB Flash Drive
    10. External Hard Drive

     

    Terhubung dengan Internet

    Untuk terhubung ke Internet, kamu memerlukan empat hal berikut:

    1.   Modem. Kata modem berasal dari kata modulasi demodulasi yang bisa diartikan sebagai proses perubahan denyut elektronis dari komputer menjadi suara atau audio (modulasi), sehingga dapat dikirim lewat telepon, modem penerima akan mengubah nada suara tadi menjadi denyut elektronis kembali untuk diproses selanjutnya oleh komputer (demodulasi).

    Modem adalah perangkat hardware tambahan untuk komputer (baik jenis card atau internal), maupun eksternal yang terletak di luar komputer. Pada dasarnya modem adalah memungkinkan komputer untuk ‘berbicara’ dengan komputer lain melalui kabel telepon.

    Modem diperlukan jika kamu menggunakan saluran telepon untuk mengakses Internet. Modem menerjemahkan bahasa yang digunakan komputer untuk berbicara dalam bahasa yang dapat melakukan perjalanan melintasi saluran telepon, dan sebaliknya.

    Tetapi jika mengunakan Handphone maka umummnya perangkat tersebut sudah dilengkapi modem didalamnya.

    2.   ISP

    Untuk bisa bergabung dengan internet, kita harus mempunyai akses dengan cara berlangganan ke penyedia juga jasa internet atau yang lebih sering disebut dengan internet service provider (ISP). ISP ini adalah perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan kepada kita untuk berhubungan dengan internet. Untuk mengakses kita cukup menghubungi internet service provider (ISP) melalui modem komputer berikutnya ISP akan mengurusi hal yang diperlukan untuk berhubungan dengan internet, termasuk biaya SLJJ koneksi tersebut.

    Jika menggunakan saluran telpon rumah maka ISP yang digunakan adalah Telkom. Tetapi bisa juga menggunakan jasa penyedia internet lain yang sekarang sudah makin banyak.

    Bagaimana dengan handphone, handphone menggunakan ISP dari kartu seluler yang anda gunakan. Bisa Indosat, Telkomsel, XL, 3 (Tri), atau lainnya.

    3.   Komputer. Handphone yang saai ini beredar sudah hampir menyamai fungsi komputer dalam berinternet dimana dengan hanya menggunakan handphone yang sudah terdapat fungsi modem di dalamnya tidak diperlukan lagi modem itu penting. Dan kartu seluler yang dimasukkan didalamnya bertindak sebagai ISP.

    4.   Software

    Software diperlukan untuk berhubungan dengan internet, tanpa software yang sesuai, kita tidak bisa mengakses internet, contoh software yang diperlukan adalah software atau aplikasi pencarian (browser), email, dan sebagainya.

     

    Setelah membaca modul buka dengan cara klik tulisan warna biru disamping ini Google Form 

    untuk mengisi jawaban


    Sumber :

    https://www.teknik.unpas.ac.id/blogs/apa-itu-sistem-komputer/

    https://gig.id/stories/tech/daftar-lengkap-alat-yang-dibutuhkan-untuk-terhubung-dengan-internet

     

    Selasa, 27 Juli 2021

    Memulai Usaha - Resiko Usaha

     Kewirausahaan

    BAB I  Memulai Usaha

    1.1.  Resiko Usaha

    1.2.  Alat Riset Pasar

    1.3.  Menentukan Produk

     

    Memulai Usaha

     


    Banyak diantara kita yang ingin berwirausaha tetapi bingung apa yang akan dijual. Apalagi dengan semakin cepatnya perubahan selera dan kebutuhan barang/jasa yang diinginkan konsumen.

    Berwirausaha di jaman digital tentunya berbeda dengan berwirausaha dengan jaman sebelumnya. Tuntutan konsumen semakin banyak dan persaingan semakin kompetitif, sehingga kejelian seorang wirausaha dalam menangkap peluang yang ada. Life Cycle of Product jadi semakin pendek dan fleksibilitas produk serta pelayanannya dituntuk lebih maksimal.

    Oleh karenanya agar dalam berwirausaha dicapai hasil yang maksimal diperlukan beberapa pemahaman tentang resiko usaha, alat riset pasar, serta menentukan produk/jasa yang akan dijual di pasar.

     

    1.1.   Resiko Usaha

    Resiko usaha terjadi karena ketidakpastian. Siapa yang tahu kejadian dimasa datang secara pasti!. Tentu tidak seorangkan mampu meramalkan kejadian di masa yang akan datang secara tepat.

    Tugas seorang wirausahawan adalah merubah sesuatu yang tidak pasti menjadi resiko yang sudah diperhitingkan. Resiko ditimbang sedemikian sehingga yang didapatkan adalah resiko yang memungkinkan usaha berjalan dengan baik dan menguntungkan. Yang terpenting dahulukan analisa resiko yang tepat dan tidak mengedepankan bayangan akan keuntungan semata.

    Memulai sebuah usaha/bisnis sangat mungkin berhubungan dengan resiko usaha. Jadi meskipun seorang pebisnis mempunyai manajemen dan strategi bisnis yang baik, tidak menjadi jaminan seseorang terhindar dari sebuah risiko usaha.

     

    a.   Pengertian Risiko Usaha

    Risiko usaha adalah sebuah tindakan yang dihubungkan dengan suatu kemungkinan munculnya kerugian yang tak terduga dan memang tidak diharapkan terjadi. Kemungkinan munculnya risiko pada bisnis memang bisa muncul dari berbagai faktor seperti manajemen, sistem perusahaan serta strategi yang kurang baik. Selain itu risiko pada sebuah usaha juga bisa muncul dikarenakan oleh faktor individu maupun karyawan.

    Ada 3 hal yang memang mempengaruhi risiko yang terjadi seperti yang dikatakan oleh Abbas Salim, yaitu

    1)    Adanya ketidakpastian secara ekonomi atau bisa disebut juga dengan economic uncertainly caused.

    2)    Adanya ketidakpastian disebabkan oleh alam, yang biasa disebut dengan istilah nature uncertainty caused.

    3)    Serta adanya ketidakpastian yang disebabkan oleh perilaku manusia atau dengan istilah lain human uncertainly caused.

     

    Resiko bisnis adalah ketidaksesuaian antara rencana dan hasil, yang ujungnya membuahkan kerugian secara finansial maupun reputasi buat perusahaan atau usaha yang sedang dijalani.

    Yang penting diperhatikan pula bahwa resiko bisnis tidak hanya menyangkut kerugian, tetapi juga resiko peluang usaha.

    Lalu bagaimana cara untuk menghindari resiko, atau meminimalisir dampak negatif dari resiko ?

    Rahasianya adalah ada pada di diri anda, mengapa begitu ?

    Sebab kunci untuk mengetahui seberapa besar resiko yang kita akan hadapi adalah seberapa sempurna seseorang/anda mendapatkan informasi. Sebab informasi yang sempurna akan menghasilkan keputusan yang akurat dan anda bisa mengetahui seberapa besar risikonya.

     

    b.   Jenis Kerugian yang Terjadi pada Risiko Usaha

    Dilihat dari sisi kerugian yang diakibatkan oleh risiko dalam usaha maka ada dua kategori yang dikelompokkan. Yaitu adanya risiko spekulatif serta risiko murni atau pure risk.

    1).  Risiko Spekulatif

    Sebuah Risiko dengan adanya dua kemungkinan yang terjadi yaitu peluang untung atau peluang rugi. Semua risiko spekulatif diambil sebagai pilihan sadar dan tidak hanya diakibatkan oleh situasi yang tidak terkontrol.

    Contoh pada risiko spekulatif dengan adanya kegiatan pada bursa efek yaitu pembelian saham. Dividen atau disebut juga peluang keuntungan, yaitu seorang pemegang saham memperoleh keuntungan dari pembagian saham yang sudah diterbitkan oleh sebuah perusahaan yang dalam kondisi bagus, Sementara itu peluang rugi jika perusahaan yang menerbitkan saham terjadi kebangkrutan.

    2).  Risiko Murni

    Risiko murni merupakan risiko usaha yang mungkin terjadi jika dipastikan usaha akan mengalami kerugian. Resiko kerugian ini terjadi akibat terjadi break event (balik modal), misalnya karena kebakaran, pencurian, bencana alam atau kecelakaan. Perusahaan yang mengalami kerugian tersebut akan menanggung 2 hal yaitu, kehilangan aset usaha dan harus mengeluarkan biaya untuk melakukan perbaikan.

    Contohnya, dalam hal ini jika rumah makan terjadi kebakaran tentu akan mengalami kerugian karena aset ikut habis terbakar. Ada dua akibat yang ditimbulkan setelah itu, rumah makan ditutup sementara karena adanya perbaikan serta pemulihan. Atau tutup permanen dikarenakan mengalami kebangkrutan setelah mengalami kebakaran rumah makan.

     

    c.   Jenis-jenis Resiko Usaha

    Jenis risiko yang sering dihadapi dalam dunia usaha atau dunia kewirausahaan diantaranya seperti:

    1).  Resiko Perusahaan

    Risiko Perusahaan adalah risiko yang terjadi dan berdampak terhadap kelangsungan hidup perusahaan atau saham-saham yang ada di perusahaan.

    Hal ini bisa diakibatkan dari peristiwa yang tidak dapat diprediksi seperti adanya bencana alam, perang, maupun kebijakan yang dapat merugikan perusahaan.

    2).  Resiko Keuangan

    Risiko Keuangan adalah risiko yang pada umumnya akan berdampak kepada kerugian aspek keuangan perusahaan.

    Misalnya pencurian, penipuan, kredit macet, dan aktivitas ilegal lainnya,

    3).  Resiko Permodalan

    Risiko permodalan adalah Resiko yang timbul akibat kerugian penjualan likuiditas dan keuangan, yang akan membuat modal usaha Mengalami penurunan secara signifikan. (Ketidakpastian pasar keuangan)

    4).  Resiko Pasar

    Resiko pasar adalah Resiko yang timbul akibat persaingan usaha gaya hidup pelanggan, perubahan pola persaingan, atau munculnya pesaing baru yang potensial di pasar produk.

    5).  Resiko Operasional

    Risiko operasional adalah resiko yang timbul akibat penyimpangan hasil prediksi. Hal ini bisa terjadi karena kurang sempurnanya penerapan keputusan, pemilihan SDM, penggunaan teknologi, perubahan sistem inovasi dan mutu.

    Contohnya rusaknya mesin produksi, listrik yang tiba-tiba padam, desain produk yang kurang sempurna, tidak adanya pilihan dan inovasi produk, penerimaan pegawai yang tidak cakap bekerja, bisa juga diakibatkan terjadi kecelakaan saat melaksanakan pekerjaan.

     

    d.   Faktor-faktor yang menjadi penyebab munculnya resiko usaha diantaranya:

    1).  Perubahan, meliputi : lingkungan, sosial dan ekonomi, persaingan

    2).  Kesalahan strategi dan pemasaran.

    3).  Keputusan yang tidak tepat sehingga menimbulkan diluar rencana.

    4).  Persiapan yang kurang matang.

    5).  Kelengkapan pribadi atau penanggungjawab.

     

    e.   Bagaimana Solusi Mengatasi Risiko dalam Usaha?

    Ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan secara detail agar mampu mengatasi risiko dalam usaha yang terjadi.

    1)   Tuliskan Rencana Bisnis

    Dalam menjalankan sebuah bisnis penting melakukan sebuah rencana tertulis. Lihatlah dari berbagai sudut pandang untuk merencanakan tujuan, melakukan evaluasi, serta melakukan penilaian pada bisnis yang dijalankan. Perhatikan pula strategi operasional, keuangan serta Pemasaran yang dilakukan.

    2).  Lakukan Perencanaan Manajemen Risiko

    Dalam sebuah rencana manajemen resiko mencantumkan langkah-langkah yang bisa dilakukan, prosedur dan cara untuk mengatasi jika risiko terjadi.

    Misalnya saja jika menghasilkan sebuah produk yang mudah rusak. Maka harus menentukan langkah bagaimana seharusnya agar produk tersebut aman pada saat didistribusikan ke pasaran.

    3)   Ikuti Rencana Yang Sudah Dibuat

    Jika sudah menuliskan semua rencana baik itu rencana bisnis maupun manajemen resiko maka ikuti apa yang sudah dibuat. Dengan adanya panduan yang sudah dilakukan maka akan meminimalisir adanya risiko yang terjadi. Selain itu jika sudah mengikuti rencana dan segala standar operasional maka tinggal melakukan evaluasi di akhir, apakah terjadi keuntungan atau adanya kerugian.

    4).  Minimalisir Risiko Keuangan dengan Pembukuan

    Hal penting lainnya dalam menjalani suatu usaha adalah tentang mengatasi masalah pencatatan keuangan yang memperburuk risiko usaha secara keseluruhan. Tanpa pencatatan pengeluaran dan pemasukan yang benar, bisnis Anda berarti buta.

    Anda tidak akan bisa mengetahui keuntungan atau mungkin kerugian bisnis tanpa pembukuan yang benar. Begitupun dengan pengambilan kebijakan untuk pengembangan usaha, karena Anda tidak memiliki data keuangan yang faktual.

     

    f.    Proses manajemen risiko meliputi:

    1).  mengidentifikasi secara sistematis risiko di sekitar kegiatan bisnis Anda

    2.   menilai kemungkinan suatu peristiwa terjadi

    3).  memahami bagaimana menanggapi peristiwa ini

    4).  merancang sistem untuk menangani konsekuensinya

    5).  memantau efektivitas pendekatan dan pengendalian manajemen risiko Anda

     

    g.   Klasifikasi Orang Dalam Menghadapi Resiko

    Seseorang atau wirausaha bisa diklasifikasikan menjadi 4 Berdasarkan cara pandangnya menghadapi resiko usaha, diantaranya adalah:

    1).  Risk Avoider adalah orang yang tidak senang menghadapi risiko bahkan cenderung menghindari resiko.

    2).  Risk Calculator adalah orang yang berani dalam mengambil keputusan ketika menghadapi resko, dengan catatan tingkat kerugian dari resiko masih dapat dihitung.

    3).  Risk Taker adalah orang yang berani menanggung resiko orang ini biasanya spekulatif dalam mengambil keputusan dengan cara mengukur resiko secara intuitif saja.

    4).  Risk Manager adalah orang yang berani mengambil keputusan dengan cara perhitungan tingkat resiko dan ketidakpastian. Seseorang ini biasanya mengandalkan intuisinya untuk memperoleh keuntungan bisnis


    Tips







    Sumber

    1). https://accurate.id/bisnis-ukm/risiko-usaha-pengertian-jenis-contoh-dan-solusinya/

    2).  https://www.akuntansilengkap.com

    3). https://duwitmu.com/usaha/4-resiko-bisnis-harus-siap-kamu-hadapi/


    Silahkan login ke google classroom dengan kode kelas yang telah diinformasikan melalui WA