Rabu, 08 Desember 2021

Esensi pengetikan cepat dan tepat


Disadari atau tidak, mengetik adalah hal yang pasti dilakukan oleh semua orang yang menggunakan komputer ataupun smartphone. Mengetik sendiri merupakan sebuah proses dimana teks atau angka dimasukkan pada sebuah alat seperti mesin ketik, komputer, dan lain sebagainya.

Cara mengetik dengan cepat memang tidak bisa serta merta langsung bisa kita lakukan ketika baru pertama kali belajar komputer. Jangan khawatir, hal ini dapat kita pelajari dan kita usahakan salah satunya yaitu dengan latihan. Keterampilan (skill) mengetik dengan cepat memang penting. Terutama untuk anda yang memiliki pekerjaan berhubungan dengan ketik – mengetik, seperti, surat-menyurat, input database, notulensi dan sebagainya. 

 

A.   Manfaat Mengetik Cepat

Perlukan seseorang mengetik cepat? Jawabannya iya sangat perlu. Mengetik cepat dapat menghemat banyak waktu, khususnya buat anda yang masih sekolah ataupun kuliah. Pekerjaan seperti mengetik laporan, menyusun skripsi, mengerjakan makalah, dan tugas tugas yang diberikan oleh guru dan dosen khususnya di masa pandemi ini seringkali mengharuskan kita untuk mengetik dan dengan mengetik cepat, waktu yang harus anda keluarkan dalam menyelesaikan tugas tersebut menjadi lebih sedikit. Itu aja manfaatnya?.

Berikut manfaat mengetik cepat;

1)    Mengetik memberikan kemudahan dan kecepatan. 

2)    Mengetik membantu menghindari kram tangan. 

3)    Mengetik lebih baik untuk pekerjaan yang membutuhkan pemformatan. 

4)    Mengetik memungkinkan kita untuk dengan mudah membuat cadangan dokumen pekerjaan. 

5)    Melatih fokus dan ingatan anda menjadi semakin tajam

 

B.   Satuan Ukur dalam Mengetik Cepat

Satuan kecepatan mengetik sistem Internasional adalah WPM (Word Per Minute) atau dalam bahasa Indonesia adalah KPM (Kata Per Menit). Satuan ini juga mengukur berapa banyak kata yang bisa dihasilkan atau diketik dalam 1 menit / 60 detik.

Kita tau bahwa dalam 1 (satu) kata terdapat beberapa huruf dan tidak semua ketikan berbentuk kata yang terdiri dari huruf melainkan bisa berbentuk simbol maupun angka. Dengan alasan ini ada yang menghitungnya dengan jumlah karekter yang diketik yang disebut dengan CPM (Caracter Per Minute) atau dalam bahasa Indonesia adalah Karakter Per Menit.

1 WPM  =  5 CPM

15 WPM = 75 CPM

Lalu bagaimana dengan EPM yang sering disebutkan buku maupun ujian kompetensi siswa SMK. Istilah Entakan Per Menit (EPM) atau dalam bahasan inggris Keystroke Per Minutes (KPM) digunakan untuk menunjukkan berapa hentakan yang terjadi dalam satu menit pada kegiatan mengetik. Setiap huruf yang diketik (dihentak) akan dihitung dalam menentukan EPM ini terkecuali spasi. Sehingga EPM lebih identik kepada CPM

Katagori mengetik

Katagori

WPM

CPM

Umum

30 - 40

150 - 200

Cepat

60 - 80

300 - 400

Profesional

100 - 200

500 – 1.000

Sekarang bayangkan apabila anda memiliki kemampuan mengetik cepat, anggap saja 90 kata per menit. Satu halaman word, umumnya mampu menampung setidaknya 500 kata. Berarti anda mampu menyelesaikan satu halaman tersebut dengan waktu hanya sekitar 5,5 menit (500/90).

Selain kecepatan dalam mengetik yang tak kalah pentingnya adalah akurasi (ketepatan) mengetik, artinya bukan hanya mengetik cepat saja yang dibutuhkan tetapi juga mengetik dengan tepat dan benar dalam setiap karakter yang akan diketikkan.

 

C.   Cara Mengukur Kecepatan dan Ketepatan Mengetik

Secara mudah tanpa aplikasi anda bisa menghitungnya dengan menggunakan software mengetik maupun MS Word setelah dokumen diketikkan dan disimpan. Di bagian kiri Bawah layar terdapat “Bar” yang memberi informasi tentang jumlah halaman dan jumlah kata yang kata yang diketikkan.

Jumlah Halaman 1, jumlah kata 6

Jika ingin mengetahui secara detail anda tinggal klik “Bar” yang bertulis Words dan akan muncul informasi detail seperti di bawah ini:


Untuk cara menghitung kecepatan mengetik secara manual dilakukan dengan cara

1)     Ketiklah naskah sebanyak mungkin yang dapat diketik dengan menit yang telah ditentukan.

2)     Hitunglah banyaknya karakter yang dapat diketik

3)     Kurangi dengan kesalahan mengetik tiap karakternya.

4)     Karakter dapat terdiri dari : Alphabet, Number dan Tanda Baca / Simbol

 

Rumus kecepatan mengetik


Contoh

Banyaknya hentakan 1.000

Kesalahan 50 hentakan

Waktu yang diberikan 10 (sepuluh) menit

Bagaimana dengan cara mengukur ketepatan mengetik.

Rumus ketepatan mengetik 




Contoh

Banyaknya hentakan 1.000

Kesalahan 50 hentakan

Waktu yang diberikan 10 (sepuluh) menit


 

D.   Faktor-faktor yang Mendukung Kecepatan dan Ketepatan Mengetik Cepat

1)    Faktor Lingkungan dan Peralatan

Terdapat beberapa aspek dari ergonomis dipertimbangkan, antara lain adalah:

a). Luas ruang kerja

Persyaratan ergonomis mensyaratkan agar supaya peralatan dan fasilitas kerja sesuai dengan orang yang menggunakan khususnya menyangkut dimensi ukuran tubuh. Hal yang harus diperhatikan adalah:

(1)  Menggunakan meja yang cukup untuk menata posisi yang paling nyaman bagi CPU, monitor, keyboard, printer, penyangga buku, dan perangkat lain, seperti telephone, dan lain-lain.

(2)  Tinggi meja disesuaikan dengan tinggi dan posisi tubuh.

(3)  Atur meja dengan mempertimbangkan bagaimana perangkat itu akan digunakan.

(4)  Kabel-kabel dan alat elektronik penunjang hendaknya diorganisir dan ditempatkan secara aman.

b). Bentuk dan ukuran kursi

Kursi merupakan komponen pentmg dalam ergonoml bekerja di depan komputer, beberapa hal prinsip umum untuk kursi ergonomi adalah :

(1)  5-roda pada kaki, agar kursi stabll dan mudah dlgerakkan.

(2)  Posisi kursi (seatpan) dapat dinaikkan dan diturunkan.

(3)  Pelindung punggung, melindungi punggung baglan atas dan bawah, yang dapat diatur posisinya.

(4)  Pelindung lengan, yang dapat dinalkkan dan diturunkan.

c). Tempat istirahat kaki

(1)  Tempat istirahat kaki hendaknya pada alas kaki yang dapat bebas bergerak dan fleksibel.

(2)  Kaki jangan dilipat, hal ini dapat menyebabkan aliran darah terhenti dan mudah lelah.

d). Posisi layar monitor

Bila menggunakan monitor CRT, maka sebaiknya tambahkan layar anti radiasi (screen liter), karena intensitas cahaya dan radiasi yang dipancarkan cukup tinggi sehingga dapat menyebabkan gangguan pada mata.

Monitor berpengaruh pada kesehatan mata karena mengeluarkan radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, lakukan hal-hal berikut:

(1)  Pilihlah monitor yang berbentuk LCD/plasma karena monitor ini dipercaya lebih baik daripada monitor yang model lama. Jika Anda memiliki cukup biaya, Anda dapat membeli VGA yang bagus agar warna monitor tidak melelahkan mata.

(2)  Jagalah jarak mata Anda dengan monitor komputer. Idealnya jarak mata ke komputer adalah 30 cm.

(3)  Letakkan monitor sejajar dengan mata Anda. Jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi. Usahakan saat Anda melihat komputer terasa nyaman.

(4)  Atur warna pada layar monitor sehingga enak dipandang mata. Jangan terlalu terang karena dapat menyebabkan mata Anda menjadi silau. Juga jangan terlalu gelap, karena akan menyebabkan mata Anda bekerja terlalu keras sehingga membuat mata menjadi cepat kering.

(5)  Atur screen refresh rate menjadi 75 htz. Caranya jika Anda memakai Windows XP, klik kanan pada desktop-propertiessetting-advanced-monitor-lihat kolom screen refi‘esh rate atur menjadi 75 htz.

(6)  Sesering mungkin kedipkan mata karena dengan kita mengedipkan mata maka akan merangsang kelenjar air mata untuk mengeluarkan air mata yang berfungsi membuat mata menjadi basah dan lembab. Jika Anda jarang mengedipkan mata, maka mata akan menjadi kering. Jika dipaksakan terus mata akan menjadi sakit dan akhirnya memerah. Bila perlu Anda dapat membeli obat tetes mata untuk membuat mata selalu dalam keadaan basah.

(7)  Perhatikan cahaya disekitar ruangan tempat Anda menggunakan komputer. Usahakan ruangan cukup pasokan cahaya. Jangan menggunakan komputer di ruangan yang gelap (tidak cukup cahaya).

(8)  Setelah penggunaan komputer dalam jangka waktu yang lama, istirahatkan mata minimal 15 menit. Anda dapat melihat-lihat keluar ruangan untuk menyegarkan mata. Usahakan untuk melihat objek yang berwarna hijau seperti pepohonan dan daun daunan. Karena menurut para peneliti, warna hijau mampu membuat mata kembali segar.

e). Keyboard dan Mouse

Posisi yang salah dalam pemakaian keyboard dan mouse bisa berakibat carpal tunnel syndrome (CTS). Beberapa hal yang harus diperhatikan agar terhindar dari masalah tersebut adalah:

(1)  Posisi keyboard usahakan lurus dengan lengan agar terasa nyaman saat bekerja, penggunaan rak untuk keyboard yang bisa diatur dianjurkan agar posisi keyboard menyesuaikan dengan tangan kita.

(2)  Saat mengetik tangan geser ke kiri atau ke kanan sehinggga posisi jari tetap lurus, jangan paksa jari-jari meraih tombol huruf yang jauh sehingga posisi tangan kita tidak lurus. Letakkan mouse sedekat mungkin dengan keyboard

(3)  Untuk menggerakkan mouse pastikan posisi tangan tetap lurus, gunakan pergelangan tangan saat menggerakkan mouse.

f).  Kebisingan dan Pencahayaan

Suara yang bising, temperatur yang panas getaran dan pencahayaan yang kurang di dalam tempat kerja merupakan salah satu sumber yang mengakibatkan tekanan kerja dan penurunan produktivitas kerja. Kebisingan adalah salah satu polusi yang tidak dikehendaki manusia. Dikatakan tidak dikehendaki karena dalam jangka panjang, bunyi-bunyian tersebut akan dapat mengganggu ketenangan kerja, merusak pendengaran, dan menimbulkan kesalahan komunikasi bahkan kebisingan yang serius dapat mengakibatkan kematian. Semakin lama telinga mendengar kebisingan, makin buruk pula dampak yang diakibatkannya, diantaranya adalah pendengaran dapat semakin berkurang Seseorang cenderung mengabaikan bising yang dihasilkannya sendiri apabila bising yang ditimbulkan tersebut secara wajar menyertai pekerjaan, seperti bising mesin ketik atau mesin kerja.

Dalam faktor kenyamanan dalam melakukan pekerjaan, aspek pencahayaan merupakan faktor yang sangat penting dan perlu dipertimbangkan. Tanpa adanya unsur cahaya, suatu Pekerjaan yang akan dilakukan akan menjadi tertunda dan bahkan tida; dapat dilakukan. Grandjean menyusun rekomendasi tingkat penerangan pada tempat-tempat kerja dengan komputer berkisar antara 300-700 lux.

 

2)   Faktor Teknis

Terdapat beberapa aspek dari ergonomis dipertimbangkan, antara lain adalah:

Berikut adalah prinsip dalam posisi duduk yang baik ketika mengetik:

a)    Atur penyangga punggung dengan sudut 90-1000 tambahkan bantal dibawah sandam punggung bila perlu

b)    Atur ketinggian kursi dengan posisi paha horizontal, sudut antara paha dan kaki usahakan 900.

c)    Apabila posisi kursi terlalu tinggi tambahkan footrest (penyangga kaki).

d)    Posisi duduk pada tulang belakang dan posisi pada pinggang hendaknya dapat ditahan sandaran kursi agar terhindar dari nyeri dan cepat lelah.

e)    Posisi duduk harus relaksasi sehingga tekanan tulang belakang tidak meningkat dan tidak kaku.

 

Berikut posisi tangan yang benar ketika mengetik:

a)    Sejajarkan pergelangan tangan dengan telapak tangan.

b)    Posisi siku menggantung.

c)    Lemaskan jari telunjuk dan jari manis.

d)    Tekan tombol dengan tenang .

Salah satu hal terpenting setelah mengetahui teori cara mengetik 10 jari adalah dengan mempraktekkannya secara rutin.

 

E.   Apa yang membuat kita lancar mengetik tanpa lihat papan ketik?

Rupanya, rahasianya terletak pada memori otot. Memori otot di sini bukan berarti otot pada jemari Anda punya daya ingat sendiri. Daya ingat manusia letaknya hanya di otak. Jadi, otak akan merekam gerakan jari-jari Anda saat mengetik dan menyimpannya baik-baik sebagai suatu pola. Inilah yang dinamakan dengan memori otot. Semakin kuat memori otot seseorang, semakin lancar pula kemampuannya mengetik tanpa harus melihat ke papan ketik. Begitu juga kebalikannya.

 

Memahami cara kerja memori otot

Di sebuah bagian otak kecil bernama cerebellum, setiap gerakan akan dianalisis dan direkam baik-baik. Cerebellum memiliki kemampuan hebat untuk membedakan mana gerakan atau posisi jari yang salah dan mana yang benar. Dari situ, bagian otak kecil ini akan menghafalkan gerakan yang benar dan menyimpannya dalam memori jangka panjang..

Ketika Anda berada di situasi yang serupa, misalnya di depan komputer, otak langsung mengambil memori tadi dan mengirim sinyal menuju saraf dan otot di jemari Anda. Semakin banyak gerakan yang disimpan dalam memori jangka panjang dan semakin cepat otak menarik memori dari ingatan, semakin lancar juga Anda bisa mengetik tanpa melihat papan ketik.

 

Anda tidak mengetik dengan mata, melainkan dengan otot

Uniknya cara kerja memori otot ini dibuktikan dalam sebuah penelitian dalam jurnal Attention, Perception & Physchophysics. Dalam penelitian tersebut, para pakar menguji ratusan orang yang sehari-harinya terbiasa mengetik. Peserta penelitian diminta untuk mengisi kertas kosong dengan urutan huruf alfabet sesuai dengan posisinya di papan ketik. Ternyata, rata-rata peserta penelitian hanya bisa mengingat 15 huruf dengan benar.

Ini membuktikan bahwa mengetik bukanlah suatu pekerjaan visual, melainkan kinetik. Artinya, Anda tidak mengetik dengan memori yang direkam oleh mata Anda. Justru otot Anda lah yang merekam informasi ke dalam memori jangka panjang.

Jadi, kalau Anda ingin melatih kemampuan mengetik tanpa lihat papan ketik, jangan memelototi papan ketik Anda supaya hafal. Sebaiknya fokuskan pandangan ke layar dan biarkan jari-jari Anda yang bekerja di papan ketik.

 

F.    Daftar Pemegang Rekor Dunia Pengetik Tercepat

1)    Barbara Blackburn

Dia memegang gelar typer Tercepat di Dunia karena kemampuannya untuk mempertahankan kecepatan 150 wpm selama hampir satu jam dan memiliki rekor kecepatan puncak hingga 212 wpm.

2)    Michael Shestov 

Dia dapat mengetik lebih dari 27 bahasa dengan kecepatan rata-rata seorang profesional.

3)    Neeta 

Wanita India yang berbakat ini mampu mengetik teks hingga 103 karakter dengan hidungnya dalam satu menit dan tiga puluh tiga detik

4)    Grace Pak 

Pada tahun 2012, dia memegang rekor dunia sebagai pengetik smartphone tercepat yang sangat mengejutkan kepada semua orang dengan mampu mengetik teks 280 karakter per menit.

5)    Hank Torres

Walaupun dia kehilangan semua penggunaan lengan dan kakinya setelah kecelakaan hang-gliding, namun ternyata ia masih menetapkan rekor dunia untuk tercepat hands-free dalam mengetik.

6)    Sean Wrona 

Ia memenangkan kejuaraan Ultimate typing Championship di SXSW tahun 2010 lalu saat ia mampu untuk mengetik pada tingkat yang luar biasa, yakni 163 kata per menit.




Daftar Pustaka

BenyaN. (23 Februari 2021). Perlukah mengetik cepat? Mari kita bahas!. Diakses pada 8 Desember 2021, dari http://gadgetxtips.blogspot.com/2021/02/perlukah-mengetik-cepat-mari-kita-bahas.html

Hidayat , Indra Setia. (2 Januari 2017). Inilah Daftar Pemegang Rekor Pengetik tercepat Di Seluruh Dunia. Diakses pada 8 Desember 2021, dari https://www.murdockcruz.com/2017/01/02/pemegang-rekor-pengetik-tercepat-di-dunia/

Hallo Sehat. Kenapa Kita Bisa Lancar Mengetik Tanpa Lihat Keyboard?. Diakses pada 8 Desember 2021, dari

https://hellosehat.com/saraf/saraf-lainnya/memori-otot-untuk-mengetik/

Ruang Studi. Berapa Sih Kecepatan Mengetik Rata-Rata Manusia? Yuk Cari Tau. Diakses pada 8 Desember 2021, dari https://ruangstudi.com/2021/11/20/kecepatan-mengetik-rata-rata-manusia/